Invinsible
Lama rasanya tidak bersenda gurau dengan layar kecil ini, atau bahkan menangis di depannya.
Dear Sahabat,
Pernah merasa rindu? tentu pernah. Aku sering, dan mungkin bersembunyi adalah satu-satunya hal yang aku lakukan. Bukan bersembunyi di bawah selimut atau dibalik tembok. Tapi dibawah kebahagiaan dan dibalik tawa.
Alm. Eyang ageng mendatangiku di suatu bunga yang bagaikan kenyataan. Begitu pula teringat segala jalan yang aku lewati bersama Alm Abah dan Alm Emak.
Tak terasa Ramadhan akan datang kembali, seperti perintah untuk bergegas mempersiapkan diri semakin lantang terdengar. Aku bahagia, AKU BAHAGIA RAMADHAN DATANG. Bukan hanya karena aku akan mendapatkan bulan suci ini, tapi juga Alm kakek nenekku akan terjamin ketenangan dalam kuburnya.
Aku ingin bercerita semua hal yang sedang aku lewati saat ini, marah, sedih, hancur, remuk, bahagia, senang, bangga, rindu, terharu. Semua itu aku rasakan saat ini. Namun, tak ada satupun yang aku perlihatkan ke kedua orang tuaku. Bagi mereka, aku adalah anak yang selalu menerima apapun hasilnya setelah aku berusaha keras. Bagiku, aku hanya orang biasa yang boleh merasakan itu.
Kedua orang tuaku selalu mengajarkan aku untuk kuat. Namun, menjadi wanita yang memiliki hati yang terus dicoba ternyata sulit. Tapi sulit bukan berarti tidak mungkin terlaksana, kan?
Setiap manusia memang punya hak untuk berpikir dan berpendapat dari sisi dan asumsi hasil pandangan masing-masing. Tapi memang sedikit orang yang mampu bercerita dengan pandangan dan posisi dari pihak yang lain.
Malam ini pukul sekian, aku belum bisa tidur. Rasanya air mata mulai menggenang dan membanjiri daerah sekitar hal yang tak tampak. Orang biasanya sebut daerah itu adalah hati. Tapi bukan organ hati ini yang menjadi saraf utama perasaanku. Niatnya ingin tidur. Tapi susah sekali rasanya kelopak ini untuk berpisah dengan cahaya yang dari tadi menatap ku yang berasal dari laptop kecilku. Membaca tulisan seseorang dan terkejut hati saat intisari tulisan tersebut menyebutkan hal yang bukan sebenarnya. Besar atau dibesar-besarkan? Tapi entah rasanya ingin langsung menjawab tulisan tersebut. Namun, teringat satu kata "ALLAH LEBIH DARI CUKUP".
Hati pun tenang. Meskipun ALLAH selalu berkata tidak boleh dan haram bagi kita untuk memutuskan tali silaturahmi. Yang penting bukan aku.. GILA???
ya!!. Tapi, sudah kuberusaha untuk memulai saling berbagi suatu pikiran dan perasaan dari masing-masing posisi agar menghindari kesalahpahaman. Jadi mau bagaimana?
At Last...
I finally can catch my breath again. After all things i've been through this almost-one year.
She and he respectively left me to heaven.
emak, panggilan ku untuk beliau, nenekku dari pihak ibuku...
Beliau pergi dengan pertanda sebelumnya, beliau pergi dengan mengucap pamit. Beliau pergi dengan meninggalkan cinta dan kenangan yang terukir pada bagian jauh di dalam kulit setiap putra-putrinya.
Sosoknya sangat teringat dalam memori ini.. bahkan terukir pada cucunya.
Tahun baru itu, menjadi tahun terakhir baginya untuk berulang tahun, dan untuk berkumpul bersama...
Berbeda dengan abah, kakekku... beliau meninggalkan kami, khususnya aku tanpa pamit sedikitpun. Seolah tertidur pulas dan tenggelam dalam mimpinya dalam waktu yang sangaaaat lama.
Hari itu, seperti petir yang menghujam pohon yang kering kerontang... tanpa nutrisi tanpa air, tanpa kehidupan. AND ANOTHER PART OF MY HEART HAS GONE.. He was the one who would stand tall in front of me. He was the one who would take my hand beside me. He was the one who would sit and wait for me when he's behind me.
Salahkan aku karena menangis, salahkan aku karena selalu merindukannya. Tapi izinkan aku untuk terus mencintainya...
selamat tinggal abah... tak pernah berhenti berdiri perasaan ku setiap kali aku mengingatmu...
She and he respectively left me to heaven.
emak, panggilan ku untuk beliau, nenekku dari pihak ibuku...
Beliau pergi dengan pertanda sebelumnya, beliau pergi dengan mengucap pamit. Beliau pergi dengan meninggalkan cinta dan kenangan yang terukir pada bagian jauh di dalam kulit setiap putra-putrinya.
Sosoknya sangat teringat dalam memori ini.. bahkan terukir pada cucunya.
Tahun baru itu, menjadi tahun terakhir baginya untuk berulang tahun, dan untuk berkumpul bersama...
Berbeda dengan abah, kakekku... beliau meninggalkan kami, khususnya aku tanpa pamit sedikitpun. Seolah tertidur pulas dan tenggelam dalam mimpinya dalam waktu yang sangaaaat lama.
Hari itu, seperti petir yang menghujam pohon yang kering kerontang... tanpa nutrisi tanpa air, tanpa kehidupan. AND ANOTHER PART OF MY HEART HAS GONE.. He was the one who would stand tall in front of me. He was the one who would take my hand beside me. He was the one who would sit and wait for me when he's behind me.
Salahkan aku karena menangis, salahkan aku karena selalu merindukannya. Tapi izinkan aku untuk terus mencintainya...
selamat tinggal abah... tak pernah berhenti berdiri perasaan ku setiap kali aku mengingatmu...
satu
aku pernah bermimpi untuk menjadi seorang yang besar sama seperti yang lain. Karena aku tidak berbeda dari mereka.
keinginanku terkadang melampaui batas wajar pikir sosok orang yang sudah dewasa.
bahkan keinginanku pada seseorang yang akan memiliki hatiku adalah seseorang yang memiliki inisiatif dan menaruh diriku sebagai posisi pertama.
tidak salah kalau banyak orang berpikir bahwa itu pasti karena aku yang terlalu neko-neko. Tapi menurutku wajar. Karena ketika aku berkaca pada diriku sendiri, aku hanyalah wanita yang memiliki mimpi ini dan itu dan ini dan yang laiiin.
by the time i make this, I realize bahwa tidak semua orang akan menerima who i really am, dan meski sulit untuk menerimanya tapi lebih sulit membohongi diri sendiri atau menjadi orang lain. I am sorry for what I really am. But I don't feel sorry of being myself. Bahkan aku berterimakasih atas semua yang telah ALLAH ciptakan bahkan tuliskan untukku dalam kehidupan.
After listening to the song by JESSIE J - Who you are. I know it's hard to follow our heart but it doesn't mean i'm losing. It's ok not to be ok
keinginanku terkadang melampaui batas wajar pikir sosok orang yang sudah dewasa.
bahkan keinginanku pada seseorang yang akan memiliki hatiku adalah seseorang yang memiliki inisiatif dan menaruh diriku sebagai posisi pertama.
tidak salah kalau banyak orang berpikir bahwa itu pasti karena aku yang terlalu neko-neko. Tapi menurutku wajar. Karena ketika aku berkaca pada diriku sendiri, aku hanyalah wanita yang memiliki mimpi ini dan itu dan ini dan yang laiiin.
by the time i make this, I realize bahwa tidak semua orang akan menerima who i really am, dan meski sulit untuk menerimanya tapi lebih sulit membohongi diri sendiri atau menjadi orang lain. I am sorry for what I really am. But I don't feel sorry of being myself. Bahkan aku berterimakasih atas semua yang telah ALLAH ciptakan bahkan tuliskan untukku dalam kehidupan.
After listening to the song by JESSIE J - Who you are. I know it's hard to follow our heart but it doesn't mean i'm losing. It's ok not to be ok
Another day of living
gratefully thank god to what I've had now. And for all oxygen that keeps me breathing to live for free
love is free, supposedly. But why, somehow people just become overwhelmed about that. I wonder if love gives you what you can't even see for FREE. is it good or bad?
tonight, another fight with a different problem and different predicament. And again it didn't end quite right.
FACT
When you flip the paper and read through it each page in someone's life book. You'll find things that you JUST don't have. Somehow, realizing that isn't easy. Even sometimes we could just do things completely insane just to be approved in the society that we dreamed to be. Life is just too ridiculous, silly, and fun.
having a feeling of "regret" is good, but having a precaution is better. Yet, we need to remember, what we have now is not what we've planned for living. I wondered how all the wise people do in their life. Have they ever felt rejected or even "always"?
proving so much to people who can't see is just the same thing as you prove things to all dead beings. What you all need to repair is a perfect ingredients.
100% of you
100% of commitment
100% of you.
you as the subject, commitment as what you live for, and you as the object whom you prove to. I guess, what we've done is what we ourselves do to ourselves.
i don't even know what should I do. but I think i'll try to do what i suggest to myself on this silly writing. Well at least i've learned to take it slow... thanks blog. you've been my best friend.
having a feeling of "regret" is good, but having a precaution is better. Yet, we need to remember, what we have now is not what we've planned for living. I wondered how all the wise people do in their life. Have they ever felt rejected or even "always"?
proving so much to people who can't see is just the same thing as you prove things to all dead beings. What you all need to repair is a perfect ingredients.
100% of you
100% of commitment
100% of you.
you as the subject, commitment as what you live for, and you as the object whom you prove to. I guess, what we've done is what we ourselves do to ourselves.
i don't even know what should I do. but I think i'll try to do what i suggest to myself on this silly writing. Well at least i've learned to take it slow... thanks blog. you've been my best friend.
anugerah terindah
mama...
papa..
cuma lewat ini aku bisa ungkapkan seberapa besar cinta aku sama mereka.
meski keduanya jarang menyatakan atau pun mengungkapkan perasaan itu, tapi aku sadar cinta yang papa dan mama miliki jauh lebih besar dari yang aku punya.
Papaku adalah orang yang hebat, sangat hebat. Bagiku, beliau orang yang paling kuat yang tidak pernah kenal lelah berjuang untuk selalu menebarkan senyuman di dalam rumahnya. Karena begitulah caranya beliau untuk mengungkapkan seberapa besar cintanya pada kami, ketiga anaknya. Tapi andaikan papa suatu saat nanti baca, aku hanya bisa berpesan bahwa kami ingin papa sehat, selamat dan sejahtera di setiap menunaikan kewajibannya sebagai seorang Papa. Kami juga ingin papa bahagia bersama kami, menikmati setiap waktu yang ada untuk kebahagiaan kita sekeluarga bersama. Tetap menjadi tauladan kami dalam keluarga. Papa itu sudah sangat hebat untuk mengajarkan dan membuktikan kepada kami bahwa kami bisa menaklukan dunia bahkan dalam kondisi 0 (Nol).
Pah, neng sayang sekali sama papa. Neng cuma pengen papa jaga kesehatan dan hanya berbagi cinta kepada neng, aa, arif dan mama. yang terutama allah.
mama..
Tiba-tiba teringat semua kenangan yang udah neng sama mama laluin bareng2. kemana perginya waktu selama itu? Tak terasa neng sudah besar, sudah seharusnya membahagiakan mama dan membuktikan rasa sayang neng dengan cara neng. Maafkan neng, kalau selama ini neng tidak bisa mengungkapkan seberapa besar rasa sayang neng ke mama. Bahkan ketika neng tulis di sini pun masih belum bisa menggambarkan kebahagiaan neng punya mama seperti mama neng sekarang. Mah, mama itu cantik dan langsing. Tidak ada lagi yang perlu dirubah dari mama. Mama yang seperti ini yang sempurna bagi neng sama seperti papa. Kalau mama juga baca tulisan neng ini, Mama harus tahu kalau neng sangat sayang mama dan papa melebihi apapun yang ada di dunia. Nama mama dan papa selalu melekat di setiap perjuangan neng menimba ilmu, dan kehidupan. Senyuman mama dan papa ada sumber bahan bakar neng untuk terus berjalan dan berlari menggapai mimpi neng. Mah, neng mohon jangan pernah mama nangis karena setiap mama nangis bahan bakar neng habis mah. hehe
Mah, pah, neng sayang mama papa dan hal itu gak pernah berkurang dari kecil sampai sekarang. Meskipun sesering apapun papa dan mama mengeluh tentang tingkah laku neng. neng mohon maaf sama mama papa.
Mama dan papa semangat terus ya, sabar ya pah mah... karena neng, aa, dan arif pasti terus ada untuk mama dan papa. Ingat pah mah, tujuan kita adalah untuk membangun rumah besar di SURGA nanti, amiiin. Dan semoga kita selalu berkumpul bersama dengan penuh kebahagiaan, tak hanya di dunia tapi juga di SURGA. amiiiin ya allah.
i'd do everything it takes to make you happy with my own way.
I Love you my dearest parents.
With all my hearts
I remain to stand because of you
You are the best gift god has given to me.
You are the reason why i'm here, and what i'm here for...
papa..
cuma lewat ini aku bisa ungkapkan seberapa besar cinta aku sama mereka.
meski keduanya jarang menyatakan atau pun mengungkapkan perasaan itu, tapi aku sadar cinta yang papa dan mama miliki jauh lebih besar dari yang aku punya.
Papaku adalah orang yang hebat, sangat hebat. Bagiku, beliau orang yang paling kuat yang tidak pernah kenal lelah berjuang untuk selalu menebarkan senyuman di dalam rumahnya. Karena begitulah caranya beliau untuk mengungkapkan seberapa besar cintanya pada kami, ketiga anaknya. Tapi andaikan papa suatu saat nanti baca, aku hanya bisa berpesan bahwa kami ingin papa sehat, selamat dan sejahtera di setiap menunaikan kewajibannya sebagai seorang Papa. Kami juga ingin papa bahagia bersama kami, menikmati setiap waktu yang ada untuk kebahagiaan kita sekeluarga bersama. Tetap menjadi tauladan kami dalam keluarga. Papa itu sudah sangat hebat untuk mengajarkan dan membuktikan kepada kami bahwa kami bisa menaklukan dunia bahkan dalam kondisi 0 (Nol).
Pah, neng sayang sekali sama papa. Neng cuma pengen papa jaga kesehatan dan hanya berbagi cinta kepada neng, aa, arif dan mama. yang terutama allah.
mama..
Tiba-tiba teringat semua kenangan yang udah neng sama mama laluin bareng2. kemana perginya waktu selama itu? Tak terasa neng sudah besar, sudah seharusnya membahagiakan mama dan membuktikan rasa sayang neng dengan cara neng. Maafkan neng, kalau selama ini neng tidak bisa mengungkapkan seberapa besar rasa sayang neng ke mama. Bahkan ketika neng tulis di sini pun masih belum bisa menggambarkan kebahagiaan neng punya mama seperti mama neng sekarang. Mah, mama itu cantik dan langsing. Tidak ada lagi yang perlu dirubah dari mama. Mama yang seperti ini yang sempurna bagi neng sama seperti papa. Kalau mama juga baca tulisan neng ini, Mama harus tahu kalau neng sangat sayang mama dan papa melebihi apapun yang ada di dunia. Nama mama dan papa selalu melekat di setiap perjuangan neng menimba ilmu, dan kehidupan. Senyuman mama dan papa ada sumber bahan bakar neng untuk terus berjalan dan berlari menggapai mimpi neng. Mah, neng mohon jangan pernah mama nangis karena setiap mama nangis bahan bakar neng habis mah. hehe
Mah, pah, neng sayang mama papa dan hal itu gak pernah berkurang dari kecil sampai sekarang. Meskipun sesering apapun papa dan mama mengeluh tentang tingkah laku neng. neng mohon maaf sama mama papa.
Mama dan papa semangat terus ya, sabar ya pah mah... karena neng, aa, dan arif pasti terus ada untuk mama dan papa. Ingat pah mah, tujuan kita adalah untuk membangun rumah besar di SURGA nanti, amiiin. Dan semoga kita selalu berkumpul bersama dengan penuh kebahagiaan, tak hanya di dunia tapi juga di SURGA. amiiiin ya allah.
i'd do everything it takes to make you happy with my own way.
I Love you my dearest parents.
With all my hearts
I remain to stand because of you
You are the best gift god has given to me.
You are the reason why i'm here, and what i'm here for...
Subscribe to:
Comments (Atom)